
BPSIP Sulteng Bersama Kantor Perwakilan BI dan Kanwil Lapas Sulteng Bersinergi Pada Ketahanan Pangan
Sigi, 14 Februari 2025. Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Sulawesi Tengah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah dan Kantor Wilayah Dirjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah melaksanakan pertemuan koordinasi untuk perjanjian kerjasama dalam mendukung Program Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Sulawesi Tengah. Kegiatan yang digagas oleh Bank Indonesia ini didukung oleh Kantor Wilayah Pemasyarakatan dan Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Sulawesi Tengah. Bertempat di ruang AoR BPSIP Sulawesi Tengah, Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Bapak Miftahul bersama Kepala Kanwil Pemasyarakatan dalam hal ini Bapak Maulana dan Kepala BPSIP Sulawesi Tengah Ibu Femmi Nor Fahmi sepakat untuk melaksanakan pendampingan warga binaan pemasyarakatan dalam ketahanan pangan. Kegiatan juga disaksikan oleh staf dari masing-masing lembaga tersebut sebagai Upaya mendukung Program Presiden RI dalam Ketahanan Pangan. Perwakilan BI antara lain menyampaikan bahwa Bank Indonesia melakukan sinergitas dalam menjaga stabilisasi harga pangan sebagai bagian dari pengendalian inflasi bersama dengan berbagai pihak. Demikian pula pihak Kanwil Dirjen Pemasyarakatan Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa dalam melaksanakan Program Ketahanan Pangan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan yang diselaraskan dengan Program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan bersama-sama BPSIP Sulawesi Tengah sebagai unit kerja BSIP Kementerian Pertanian yang mempunyai tugas melaksanakan penerapan dan diseminasi standar instrumen pertanian spesifik lokasi.
Menyambut baik hal ini, Kepala BPSIP Sulawesi Tengah menyampaikan sinergitas ini akan dilakukan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) melalui pendampingan penerapan standardisasi pertanian. Tujuan kolaborasi ini adalah untuk memperlancar pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Sulawesi Tengah. Diharapkan pertemuan ini menjadi usaha berkelanjutan melalui sektor pertanian berbasis agribisnis dalam mendukung potensi pengelolaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Sulawesi Tengah. Jayalah Pertanian Indonesia #