
BSIP Sulawesi Tengah Laksanakan Rakor Swasembada Pangan Untuk Tiga Kabupaten
Sigi, Selasa 11 Maret 2025. BPSIP Sulawesi Tengah telah melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi mengenai progress Kegiatan Swasembada Pangan di tiga kabupaten yakni Kabupaten Poso, Donggala, dan Buol secara daring. Rapat yang dipimpin oleh Kepala BPSIP Sulawesi Tengah (Dr. Femmi Nor Fahmi, S.Pi., M.Si) dihadiri oleh Direktorat Jenderal Perkebunan selalu Penanggungjawab Kegiatan Pengembangan Padi Gogo di Lahan Kering, Liasson Officer (LO) Kabupaten Poso, Donggala, dan Buol, Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Poso, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Donggala, Komandan Distrik Militer (DANDIM) 1307/PS, Komandan Distrik Militer (DANDIM) 1306/Kota Palu, Komandan Distrik Militer (DANDIM) 1305/BT, Kepala BPP se-Kabupaten Poso, Kepala BPP se-Kabupaten Buol, Kepala BPP se-Kabupaten Donggala, Penyuluh se-Kabupaten Poso, Penyuluh se-Kabupaten Buol, Penyuluh se-Kabupaten Donggala, dan Penyedia Benih Provinsi Sulawesi Tengah.
Beberapa hal yang disimpulkan dari diskusi pada kegiatan rakor diantaranya:
1.Pelaporan padi lahan kering/padi gogo tahun 2025 menjadi tugas Direktorat Jenderal Perkebunan berdasarkan surat nomor B-178/TP.140/E/02/2025
2.Laporan pertanaman dari kabupaten kemudian oleh BSIP Sulteng selaku penanggungjawab akan segera dilaporkan ke Pusdatin
3.Dalam pelaporan LTT padi gogo dilengkapi foto open camera, nama kelompoktani, nama petani, dan luas lahan, jika pada daerah tersebut tidak memungkinkan terecordnya titik koordinat maka diambil titik koordinat terdekat dari lokasi, atau pada pelaporan utama titik koordinat diasumsikan berada pada titik 0.
4.Laporan tanam padi gogo dilaporkan ke petugas SP lahan BPS untuk dimasukan dalam Kerangka Sampel Area (KSA).
5.Benih untuk Kabupaten Poso telah tiba di 2 kecamatan yaitu Kecamatan Poso Pesisur Selatan sebanyak 7.040 kg dan Kecamatan Pamona Utara sebanyak 3.010 kg